Senin, 29 September 2014

Hal Bagaimana Yang Dikatakan Pembunuhan Dalam Agama Buddha

    Kasus Pembunuhan ? mungkin kita sudah sering mendengar bahkan menyaksikan sendiri pembunuhan baik yang disengaja maupun tidak.
dalam agama Buddha itu hal apa sih yang dikatakan pembunuhan? sesuatu dikatakan pembunuhan dalam agama Buddha yaitu dikarenakan ada 5 faktor dan 5 faktor itu harus terpenuhi.
5 faktor tersebut yaitu, ada makhluk hidup, mengetahui mahkluk masih hidup, berniat untuk membunuh, ada usaha untuk membunuh, dan makhluk itu mati karena usaha nya.
      Namun sering kita dengar bahwa kasus tabrak lari dikalangan masyarakat itu sebagai pembunuhan, hal ini lah yang dianalisis oleh umat Buddha bahwa menabrak seseorang hingga meninggal dunia itu  bisa dikatakan pembunuhan atau tidak, dan yang paling penting di analisis yaitu faktor ketiga "Berniat untuk Membunuh", dalam suatu kasus menabrak seseorang hingga meninggal itu perlu diketahui bahwa seorang yang menabrak itu ada niat atau tidak untuk menabrak orang hingga meninggal dunia. jika hal itu tidak dilandasi oleh niat maka dalam pandangan agama Buddha tidak bisa dikatakan sebagai pembunuhan karena ke-5 faktor adanya pembunuhan tidak terpenuhi.   
      Kasus ini lah yang sering disalahartikan oleh masyarakat, karena mereka menganggap bahwa jika seorang telah menyebabkan makhluk lain meninggal dia dikatakan sebagai pembunuh.

Selasa, 16 September 2014

Keyakinan Menumbuhkan Keberanian



        Semua orang pasti jika tidak memiliki keyakinan maka dia sulit untuk berani melakukan sesuatu hal. Namun ketika kita memiliki keyakinan bahwa apa yang akan kita lakukan itu akan menghasilkan yang positif maka kita selalu mempunyai keberanian.
    Ada cerita seorang gadis yang masih remaja dia memutuskan untuk melanjutkan sekolah ke kota seberang. Awalnya gadis itu selalu diantar dan dijemput jika ingin pergi kekota dan pulang kedesa, namun dia berpikir bahwa jika dia selalu mengandalkan orang-orang yang disekitarnya lalu kapan dia akan mandiri dan berani ? karena hal tersebut saat sedang berlibur di desa dalam dirinya memiliki keyakinan bahwa saat liburan usai dia akan kekota seberang dengan sendirian walaupun dia tidak tahu arah dan jalan mana yang akan dituju. awalnya orang tua gadis tersebut tidak mengijinkan dia pergi sendirian karena sungguh mengkhawatirkan jika gadis berpergian sendiri tanpa tahu jalan menuju kota tersebut.
     Namun karena gadis itu mempunyai tekad dan keyakinan yang kuat bahwa dia akan sampai ke kota seberang tanpa orang tua dan orang terdekatnya dengan selamat meskipun dia belum mengatahui jalan mana yang akan dituju orang tuanya pun dengan berat hati mengijinkan.
Tiba waktunya gadis itu berangkat ke kota seberang, dalam hati gadis itu sungguh takut yang dirasakan, namun dia selalu yakin dan yakin bahwa dia akan sampai kekota seberang.
Pada akhirnya karena keyakinan itu lah gadis itu dapat sampai ketempat tujuan dengan selamat walaupun banyak sesuatu hal buruk yang dilalui, dari salah naik kendaraan umum , dibohongi seseorang dijalan dan lain-lain.
         Itu lah mengapa kita harus memiliki keyakinan, karena dengan menumbuhkan keyakinan dalam diri kita akan selalu mendapatkan apa yang kita ingin kan dan selalu ada keberanian dalam diri.
teruslah semangat untuk yakin kepada hal-hal yang positif dalam hidup.